top of page

Asuransi itu ibarat Payung, punya Payung tapi masih basah?

Asuransi itu ibarat payung.

Payung perlu disiapkan di rumah, untuk berjaga jaga bila hujan. Payung tidak bisa melarang hujan untuk turun , tapi payung bisa melindungi kita agar tidak basah, sama seperti asuransi.

Asuransi tidak bisa mencegah resiko kehidupan, tapi asuransi bisa MELINDUNGI FINANSIAL keluarga, jika resiko itu datang.

Tapi mengapa orang yang sudah punya asuransi, tetap bisa kehabisan duit di saat resiko itu datang? Seperti punya payung tapi tetap basah bila hujan.

Mari kita cek payung proteksi kita. Apakah payung proteksinya kekecilan?

Seperti payung yang kecil, disaat hujannya deras, jadi kurang memadai. Mungkin hanya kepala yang tidak basah. Sama seperti asuransi yang ASAL PUNYA, nah pada saat terjadi resiko, manfaatnya jadi tidak berarti karena yang diproteksi jumlahnya kecil sekali.

Ada payung yang hanya bisa memproteksi 1 orang. Payung ini bisa untuk diri sendiri saja. Seperti asuransi kesehatan perorangan. Ada lagi payung jumbo, payung ini kokoh bisa muat untuk sekeluarga. Ini sama seperti asuransi kesehatan sekeluarga dan proteksi penghasilan keluarga.

Ada lagi orang yang tidak hanya punya payung, namun punya TENDA. Yang bisa menampung banyak orang untuk berlindung, jika terjadi hujan.

Dia tidak hanya memikirkan diri sendiri dan keluarganya saja, tapi memikirkan orang banyak.

Salah satu contohnya, orang yang mengambil asuransi untuk Wakaf, yang memberikan manfaat berkelanjutan dan orang tersebut akan mendapat pahala yang tidak terputus. Yang manakah payung proteksi teman teman? Payung proteksi apa yang ingin anda punya?

Sesuaikan payung proteksi anda dengan kebutuhan anda.

ditulis oleh: Yossy Goenadhi

3 views0 comments
bottom of page