Arti keluarga bagi Saya

arti keluarga bagi saya - artikel

Keluarga dalam pemahaman umum adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.

Beranjak dari pemahaman tersebut, maka saya (sudah berkeluarga), sebagai anak bungsu dari 7 bersaudara, tinggal bersama papa tercinta dirumah keluarga , tentunya saya merasa bersyukur, karena kenyataannya didalam keluarga kami, memiliki beberapa kepala keluarga yang saling ketergantungan.

Dalam konteks pembangunan keluarga sejahtera, saling ketergantungan kita artikan sebagai fundamental dalam perwujudannya,  melalui pengembangan kualitas keluarga secara menyeluruh sebagai bagian dari masyarakat dan lingkungan.

Melalui MDRT (Million Dollar Round Table) dimana saya sebagai salah satu anggotanya sejak 7 tahun yang lalu, saya mengenal Whole Person Concept yang sangat baik diterapkan dalam membangun keluarga sejahtera yang intinya belajar untuk menyeimbangkan antara pekerjaan, kehidupan dan pencapaian sukses.

Keluarga bagi saya adalah kesinambungan kebahagiaan, hubungan keluarga yang saling mengasihi, pertemanan yang kuat, adanya percaya diri karena kesehatan yang prima, keamanan di dalam sisi keuangan dan juga pemenuhan di dalam pengembangan diri secara intelektual, dengan mengedepankan petunjuk Yang Maha Kuasa.

Untuk bisa memenuhi kesinambungan kebahagiaan keluarga semua, sebagai pribadi saya akan terus berupaya, dan dalam upaya tersebut saya merasakan adanya ongoing proces, yang akhirnya membuat saya kemudian menyadari bahwa keluarga bukan lagi hanya keluarga inti, dimana terdiri ayah-ibu-dan anak-anak saja, lebih dari itu termasuk keluarga dari saudara-saudara kandung, teman-teman dalam profesi dan teman-teman dari setiap aktivitas kehidupan.

Semakin saya memahaminya, semakin besar keinginan ini untuk memperluas jaringan keluarga saya dan saya merupakan salah satu yang memiliki andil didalam pembangunan keluarga sejahtera kita semua, dengan harapan  ada warisan yang dapat saya tinggalkan yaitu:

  1. Kenangan (pikiran-pikiran yang orang miliki tentang saya)
  2. Cinderamata (sebagai bukti atas kehadiran diri saya)
  3. Trophy (penghargaan-penghargaan sebagai catatan pencapaian diri)
  4. Legacy (segala sesuatu tentang saya dan yang saya kejar dan jalani hari ini)

Sayangnya kenangan bisa pudar, cinderamata dan trophy bisa hilang atau dicuri, yang tinggal hanyalah legacy.

Keluarga adalah legacy yang akan saya wariskan. Membangun keluarga membutuhkan waktu dan biaya, tetapi hal ini tidak akan menghentikan saya. Ini melibatkan apa yang saya kerjakan, yang saya ucapkan, pikirkan dan rencanakan. Bagi saya kuncinya adakah  menjaga apa yang kita ucapkan dan menjalin hubungan pribadi dengan Tuhan dan percaya bahwa apapun yang sudah terjadi,  hari esok adalah masa depan. Saya akan selalu hidup dalam masa depan dan ini yang akan saya berikan bagi keluarga saya yakni masa depan yang sejahtera dan salah satunya adalah dengan merencanakannya melalui sarana Asuransi Jiwa.

Di tengah ketidakpastian akan masa depan, Asuransi jiwa memberikan kepastian akan masa depan keluarga saya. Insurance is a dream keeper. Asuransi  bermanfaat untuk memelihara kelangsungan hidup keluarga agar impian keluarga saya untuk anak-anak saya tetap tercapai.

Oleh

BENJAMIN SULINDRO MA,IR, MBA,CFP
7-year MDRT Member

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Balasan