Annual Meeting Million Dollar Round Table 2017, Orlando USA – Day 3

Annual Meeting hari ketiga diisi dengan MDRT Speaks dimana para anggota MDRT yang top mensharingkan tentang Tomorrow’s Practice, Changing People’s Lives, WOW Client Engagement.

James Pittman mengatakan bahwa kita dibayar untuk menemui orang. Jangan habiskan waktu berharga di belakang meja untuk membuat ilustrasi yang sempurna.

Ciptakan sistem untuk melacak aktivitas anda: 3 pertemuan sehari, mengapa? Karena dengan Closing ratio 50%,  agar mendapat 10 case sebulan. Dibutuhkan 20 orang prospek. 30 orang yang memberikan data(fact finder). 60 orang ditemui unutk mendapatkan 30 orang tadi. 

Gunakan sistem pendataan yang baik spt one card system dari Alfred Granum. It works! 

Ian Green menjelaskan bahwa orang tidak tertarik dengan fitur produk, tetapi mereka tertarik dengan manfaat apa yang dapat membantu mereka mencapai tujuan finansialnya.

Benjamin Harding & Kimberly A Harding adalah sepasang suami istri yang saling melengkapi dalam bisnis. Temukan partner anda. Fokus pada kekuatan partner anda. Jangan terlalu mempermasalahkan hal kecil. 

Mark S. Gaunya, dunia terus berubah. Keseharian kita selalu padat, dan kita menyukainya! Bangun budaya sehat dan sejahtera membutuhkan 5 elemen: sehat fisik. Sehat keuangan. Sehat lingkungan kerja. Sehat komunitas. Sehat pikiran. Have fun di kantor. 

Chris Leach, mengubah klien anda mejadi advokat / mempromosikan anda secara terbuka di muka umum.  Pilih 20 top klien anda, kirimkan kartu ucapan humoris misalnya dengan foto anda dan team memakai kostum natal. 

Buat acara penghargaan client di tempat yang tidak umum, minuman, pertunjukan sulap, penyanyi opera, have fun. Minta mereka mengajak 2 orang teman nya. Persamaan yang umum bagi mereka hanya satu yakni anda. Saling promosi atas kebaikan anda tentunya. 

Steven A. Plewes, Edward C. Skelly, membicarakan bagaimana dengan teknologi mereka tetap bisa mencapai TOT nya tanpa perlu bertatap muka dengan banyak orang. 

Teknologi membantu merangkum proses data dari nasabah seperti: factsheets, check list, Customer Relationship management yang bisa diulang secara sederhana. Jadi sebelum bertatap muka, sudah lengkap datanya dan lebih hemat waktu. Meeting dilakukan secara virtual untuk menghemat waktu perjalanan dan kemacetan. Contoh: aplikasi skype, virtual meetings. Dengan bantuan efisiensi teknologi, penghematan waktu, sehari bisa bertemu 5-6 orang. Contoh: aplikasi block schedule. Menghemat waktu agar bisa mendapatkan quality time dengan nasabah dan keluarga. Fokus membuat hubungan yang dalam.  Sekarang, teknologi sudah murah dan banyak bisa di outsource ke vendors. Kita tidak perlu kuliah IT untuk bisa melakukannya. Fokus saja pada bisnis kita.  Teknologi adalah alat. Bukan pengganti tugas kita. Semakin high tech, semakin high touch. Yang dibuat otomasi adalah proses dan workflow nya. Membebaskan waktu kita untuk menjadi lebih kreatif. 

ROY HALL, membuat perbedaan. Profesi saya mengubah kehidupan. Sahabat baik saya meninggal di usia muda . Asuransinya senilai $24 juta cair. Meskipun tidak bisa menggantikan dirinya sebagai sorang suami bagi istrinya dan ayah bagi anak-anaknya, namun paling tidak berhasil mengijinkan istrinya untuk bisa bekerja paruh waktu dan memiliki waktu cukup utk anak2nya. Bahkan anaknya bisa tetap melanjutkan sekolah dan masuk ke salah satu kampus paling bergengsi dan mahal.  Asuransi membuat keluarga bisa melewati masa duka nya serta mewujudkan impiannya. Legacy kita dapat dilanjutkan berkat adanya asuransi. Sebagai agent, ketika kita menyerahkan cek klaim, kita memberikan kehidupan kedua bagi keluarga yang ditinggalkan. 

Jae Lee, setiap anak memiliki potensi untuk menjadi monster finansial ataupun master finansial. Bangun Kebiasaan bagi anak kita agar menjadi master dalam mengelola keuangan: Berikan pekerjaan ringan seperti membuang sampah, cuci piring dan berikan hadiah berupa uang. uang ditabung di celengan. Kunjungi bank secara rutin Buat semacam scorecard agar anak bisa bersaing mendapatkan bintang jika mereka melakukan tugasnya. Tools bisa download di www.nomoneymonster.com

Sanjay Tolani, memberikan tips mengatasi keberatan. Agen usia muda, katakan “ketika polis anda mature nanti, 20-30 tahun dari sekarang, di mana agen anda?  Pada saat itu, Saya akan menjadi seusia anda ssekarang dengan kematangan dan kebijaksanaan anda.” Kalau usia agen sudah tua, katakan “mana yang anda inginkan: dokter spesialis dengan pengalaman panjang, atau dokter umum muda? ” Bertemu orang yang super kaya, saya sudah punya semuanya. Tidak perlu asuransi lagi. Katakan, “semua orang punya plan A, tugas saya adalah membuat plan B. Kalau plan A gagal, saya akan menjadi plan B anda”

Alphonso Franco, kita adalah orang biasa yang melakukan hal-hal luar biasa.  Asuransi kondisi kritis diibaratkan sebagai masker oksigen saat pesawat terbang kehilangan tekanan udara. Tolong diri sendiri sebelum menolong orang lain. Beli asuransi untuk diri sendiri sebelum menjualnya pada orang lain. 

63% manusia akan mengalami salah satu dari serangan jantung, stroke atau kanker dalam hidupnya. Sangat sedikit jumlah orang yang beruntung sehat sampai meninggal.  Tugas kita adalah mendapatkan nasabah kita sebelum kompetitor kita:  penyakit kritis. Selamatkan jiwa yang banyak. Karena anda adalah sang dokter. Gagal dan jatuh bukan salah anda. Namun gagal untuk bangkit kembali adalah tanggung jawab anda. 

Peter J Bryne. Kalau bukan anda, siapa? Kalau bukan sekarang, kapan? Kirimkan surat pada keluarga dan sahabat menjelaskan bahwa anda adalah financial advisor dan sekilas service yang biasa anda berikan pada nasabah. Jangan sampai mereka tidak tahu sampai keburu telanjur mengalami musibah. Kirimkan surat bagi yang mau surrender. Agar mereka sadar akan resiko dan tanggung jawab nya kembali dipindahkan ke pundak mereka lagi. Ini bukan tentang anda sebagai agen, ini tentang mereka. Biarkan publik mengetahui profesi anda. Secara proaktif, ubah kehidupan orang yang anda temui.

MDRT Speaks ditutup oleh Solomon Hicks. Saya ada disini karena saya tahu saya didesain untuk ada di sini. Kita sedang mengubah dunia sekeluarga demi keluarga. Setiap hal besar berawal dari impian seorang pemimpi. Apakah Anda masih memiliki impian, atau Anda hanya berusaha mengelola apa yang sudah Anda miliki sekarang? Saya adalah seorang pemimpi.

Karena itu saya selalu memiliki alasan untuk tersenyum. Sekalipin keadaan sulit. Hiduplah dengan memiliki tujuan yang jelas. Temukan arti dalam profesi Anda. Maka hidup menjadi kebih berarti dan gembira.

Dirangkum oleh
Mariana Sofia, RFP
5-year MDRT Member
Indonesia MDRT Committee

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Balasan