Annual Meeting MDRT 2017 – Orlando, USA – Day 2

IMG-20170606-WA0009

Memasuki Hari kedua MDRT terlihat peserta sangat antusias dan bersemangat untuk menghadiri sesi main platform pada pk 8.00.

Hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang sudah mulai antri dr jam 7 meskipun pintu main platform belum dibuka. Sebelum masuk ruangan, peserta disambut oleh tepuk tangan dan sambutan yang meriah dari PGA (Program General Arrangement). Sambutan lebih meriah akan diberikan untuk para “first timer” yakni peserta yang baru pertama kali hadir di annual meeting. Ini membuat para anggota baru merasa disambut hangat atas pencapainnya. Tahun ini saya terlibat sebagai PGA general traffic dan PGA bersifat sukarela. Tugas PGA general traffic adalah menyambut peserta dan menunjukan arah tempat acara berlangsung. Sangat membanggakan bahwa ada 2 asisten direktur PGA berasal dari Indonesia, yaitu Miliana dan Lucy Dewani. Menjadi PGA membuat saya memiliki banyak teman dari negara Malaysia, Singapura, Thailand, Hongkong, China, India, Mexico, Filipina, dan banyak lainnya. Ruangan dipenuhi oleh 13.000 peserta yang terdiri lebih dari 50 negara.

Acara dibuka oleh Presiden MDRT, Mr. Mark Hanna. Sesi kali ini lebih banyak dari sisi update trend dunia terkini, cerita motivasi dan pengembangan diri. Ada yang sangat menarik dari perkembangan MDRT dunia. Tahun ini perkembangan keanggotaan naik 25% menjadi 62.000 member. Hal ini menunjukan bahwa MDRT semakin kuat baik sebagai “brand” maupun sebagai suatu asosiasi. MDRT membuat anggotanya bisa terkoneksi secara global dengan standar profesional, integritas, dan etika ya sama di seluruh dunia. Anggota MDRT juga bertumbuh bukan hanya dari industri asuransi saja, tapi juga profesional dari sektor industri investasi, perencana keuangan, asuransi perbankan, dll. Para anggota datang ke MDRT sebagai suatu kebanggaan dan selebrasi atas pencapaian luar biasa sebagai seorang MDRT, terutama para anggota baru yang datang membawa semangat baru dalam komunitas MDRT. Karena jumlah member yang berkembang pesat dan akan terus bertambah banyak, pada tahun 2019 MDRT memutuskan akan membuat MDRT Meeting and global conference yang akan diadakan di asia dan amerika utara dengan standar yang sama seperti MDRT Annual Meeting.

MDRT Annual Meeting sendiri tetap akan diadakan setiap tahunnya pada bulan Juni sebagai puncak acara MDRT. MDRT juga akan lebih “kekinian” dengan mengembangkan mobile application dimana anggota MDRT bisa mengakses dimanapun berada. MDRT adalah asoasi global dimana dibuktikan dengan banyaknya sesi dalam bahasa Cantonese, Mandarin, Thailand, Hindi, Jepang dan Spanyol sehingga seluruh anggota bisa mendapatkan informasi yang sesuai.

Hal yang menarik perhatian lainnya adalah dari sesi Caroline Casey. Pada saat 17 tahun, Beliau dinyatakan akan mengalami kebutaan perlahan. Dengan kondisinya, Casey berusaha untuk tidak menerima bantuan dan berusaha menjadi orang lain. Dirinya selalu berganti pekerjaan karena kondisinya, mulai dari arkeolog, tukang taman, pekerja restauran, dll. Pada usia 28 tahun, ia sangat terpukul karna kehilangan 1/3 fungsi matanya yang pada saat itupun sudah sangat terbatas. Akhirnya pada saat itu ia memutuskan untuk meminta bantuan pada dokter spesialis. Hal yang menggugah dirinya adalah dokter menanyakan mengapa ia tidak menerima kondisinya dan meminta ia untuk berenti menjadi orang lain. Akhirnya ia merasa ada inspirasi dan memutuskan pergi ke India untuk menjelajah dengan kondisi pengelihatan yang sangat terbatas. Namun ia berhasil menjalankan mimpinya dan menggalang dana untuk biaya operasi 6000 orang yang terkena katarak. Ia mengatakan semua orang punya pilihan untuk menerima kondisinya atau sebaliknya.

Selain sesi main platform juga banyak sesi focus session yang diadakan di kelas yang lebih kecil yang dapat peserta pilih sesuai keinginannya. Sesi tersebut berisi ide-ide penjualan, kepimimpinan dan juga tentunya cerita inspirasional untuk mencapai MDRT.

Dirangkum oleh
Glen Alexander Winata
4-year MDRT member
Membership Communication Committee

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Balasan